Jumat, 03 Juni 2011
BIARLAH
Rabu, 25 Mei 2011
APA SALAHKU??
Selasa, 05 April 2011
Senin, 07 Maret 2011
P E D I H
Engkau yang sedang patah hati Menangislah dan jangan ragu ungkapkan Betapa pedih hati yang tersakiti Racun yang membunuhmu secara perlahan
Engkau yang saat ini pilu Betapa menanggung beban kepedihan Tumpahkan sakit itu dalam tangismu Yang menusuk relung hati yang paling dalam
Hanya diri sendiri Yang tak mungkin orang lain akan mengerti Di sini ku temani kau dalam tangismu Bila air mata dapat cairkan hati Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti Anggaplah semua ini Satu langkah dewasakan diri Dan tak terpungkiri Juga bagi…
Engkau yang hatinya terluka Di peluk nestapa tersapu derita Seiring saat keringnya air mata Tak mampu menahan pedih yang tak ada habisnya
Hanya diri sendiri Yang tak mungkin orang lain akan mengerti Di sini ku temani kau dalam tangismu Bila air mata dapat cairkan hati Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti Anggaplah semua ini Satu langkah dewasakan diri Dan tak terpungkiri Juga bagi..mu…
Rabu, 02 Maret 2011
Mengenal mu diawali dengan kebahagian, Diakhiri dengan penghianatan [Selesai]
Ah masa indah bersamanya memang tidak akan membosankan, senyum khasnya, Manjanya, dengan modal lawakan aku yang gak garing-garing amat sih, terbukti dia tersenyum ko ^^, kayanya dia bahagia begitu juga aku.
Aku bicara padanya, "Mah.... aku serius sama kamu, aku mau nikah denganmu", tiba-tiba dia diam, keceriaan itu sedikit hilang, ntah kenapa kebiasaan dia tidak hilang-hilang, kenapa dia tidak mau terbuka denganku?? kenapa harus ada rahasia?? aku paksa dia untuk berbicara akhirnya dia mau berbicara juga. "Katanya Orang sunda tuh doyan nikah, jadi ga boleh nikah dengan orang sunda".. Wew terdengar konyol dan menggelikan, ntah itu hanya alasan ataupun guyonan, aku mencoba untuk menyakinkannya, aku berfikir sih hal itu gak masalah. Aku yakin bukan itu masalahnya. Akhhh biarlah belum terlalu aku fikirkan hal itu, aku yakin yang mengganjal dihatinya adalah ketakutan akan masa depannya gimana?? terbukti dengan omongan dia selalu kesana. Ya aku mengerti dan aku juga bukan lelaki yang lepas akan tanggung jawab, dan bukan lelaki yang malas mencari rezeki.
Pertemuan yang singkat, sangat singkat. Lumayan mengobati rasa kangenku..!!! Sms dan telp tiap hari aku lakukan. Sebulan 2-3 bulan sangat mesra. dan aku memaksa ingin bertemu dia lagi. tapi dengan keterbatasan waktu dia, rasa kangen itu aku pendam, sekali-kali aku ingin kesana, aneh dia tidak pernah ngasih alamatnya, ah biarlah fikirku. Hubungan tetap jalan walaupun jarak jauh aku yakin kita dapat menjaga amanah kita berdua.
Tahun baru datang, aku sangat ingin ketemua dia, tapi aku tahu waktu yang mepet dan tentunya dia cuapek banget dengan aktivitasnya, ya sudah ga jadi deh.. tahun baruan bareng si bebeb.... gagal. Lagian kita berdua tidak kemana-kemana, dan tengah malem aku pastikan ia gak kemana-mana. Maklum takutttttttttttttttt banget dia jalan sama cowo lain :D..
Tiap hari aku telp dia, hmmm mungkin bosen juga kali ya, dengan suara aku, dengan sms aku dan dengan cerita-cerita aku yang itu-itu aja.. ya cerita NIKAH-NIKAH-NIKAH....
Akhir januari 2011 hubungan terganggu, hmmm tapi hal itu dapat teratasi dengan diawali permintaan maafku, akhirnya kita berdua menyatakan JANJI bahwa hubungan ini bakalan diakhiri dengan pernikahan. dan aku janji lebaran nanti aku akan kerumahnya di sebrang pulau sana.
Malam jum'at perasaan ku ga enak, Kenapa hari-hari ini dia di telp ko males banget, kadang sms suka telat, apa ia tidak merasakan bahwa sms darinya itu hal penting buatku, setidaknya dapat mengobati rasa kangen ku padanya.
Paginya aku ribut sama dia melalui sms, rasa curigaku, rasa cemburuku semakin kuat, aku bilang sama dia, Aku cemburu liat teman-teman di FBmu yang menggodai kamu tolong ganti statusmu itu. Ga usah kamu mencantumkan aku sebagai pacarmu!!!
aku Sms terus menerus, dan diapun memilih diam, amarahku makin diubun-ubun. dan ia pun berucap "MEMANG AKU MASIH LAJANG, BELUM PUNYA SUAMI?".. ah sialll fikirku, emang aku dianggap apa? terlebih lagi janji-janji berdua telah kita ucapkan, aku pegang semua omongannya, dan aku mau melakukan apa saja demi dia, kenapaaaaa dia lupa dengan janjinyaaaaaaaaa?, terlebih lagi syarat2 untuk mempersunting dia telah aku sanggupi, satu tahun lagi aku akan menikahinya, akhirnya kata-kata cacian dan makian aku lontarkan !! sungguh aku khilaf itu hanya luapan emosiku.
Akhirnya dengan berbesar hati, aku mohon maaf kepadanya, karena aku merasa bersalah dengan cacian itu, tapi asal kamu tahu, cowo mana yang gak marah yang tak dianggap sebagai kekasihnya, terlebih lagi janji-janji itu telah diucapkan. Kalau masih masa pacaran pastinya aku tidak mempermasalahkan, apalagi layaknya ABG kaya dulu. dan jangan berlindung di balik cacimaki ku seolah-olah dalam masalah ini aku yang salah padamu. Aku tahu ini yang kamu cari, biar bisa lari dari semua tanggung jawabmu, seandainya tidak ada kata-kata tersebut, aku pasti akan bersifat masa bodoh dan cuek denganmu.
Usia kita udah pantas untuk menjadi suami istri, dan itu kemauanku, ku coba tuk sms dia, kirim massage FB, aku kasih puisi gak mempan, kasih joke, kaga ketawa, sms gak dibales-bales, ah pantang menyerah terus ku kejar dia, walaupun dalam masalah ini kita berdua memang sama-sama salah.
Aku tetap berharap dia kembali padaku, karena kecurigaanku belum terbukti. Hari-hari yang amat berat, bikin aku begadang, menggangu kenikmatan sarapan, kerjaan kaga konsen, males beribadah, bah ga konsen banget!!
Aku akui aku gampang marah, egois, dan cemburuan aku akui itu, makanya aku selalu berbesar hati dan selalu aku yang pertama kali meminta maaf padamu, tapi kenapa kamu tidak mengerti, kenapa sifat diammu masih kamu pelihara, kenapa keterbukaan itu tidak ada?. Kamu sendiri yang bilang keterbukaan itu lebih baik. Aneh ucapan sendiri tidak diterapkan. Ngomong pagi sore udah lain lagi.........!!
Insting seorang lelaki apalagi seorang kekasih pasti sangat kuat, kegelisahan dan kekhawatiran pasti ada apa-apa dengan pasangannya, terbukti. Ternyata ada lelaki lain yang mengejar dia, bodohnya dia malah menerima segala pemberiannya, kenapa kaga bilang sama aku?? kalau penting-penting amat aku juga pasti maksain..............!!!
bodoh banget disaat aku sudah menyanggupi segala keinginanmu, tapi kamu tidak berbicara padaku, mungkin kamu berfikiran gak baik rezeki di tolak, itu salah, semua pemberian lelaki pasti ada maksud dan tujuan tertentu, terbukti dengan perasaan kamu yang tidak enak sama dia, mungkin merasa iba atau apalah.
Akhirnya masalah ini sedikit-sedikit terbuka, penghianatan dan omong kosongnya terbukti, dia mempunyai lelaki lain, lelaki yang lebih mapan dengan profesi yang mungkin fikirnya dapat memberikan apa yang diinginkan, mobil, kemewahan, kerjaan yang madesa (masa depan cerah)........ hmmm....
Hatiku merasa terpukul, kecewaaaaaa, kesalllll, batinku rapuh, ini sangat menyiksaku, Benar-benar ini suatu penyakit bagiku. Penyakit yang sulit aku obati. Teganya kamu berbuat itu..... maraaaaaaaahhh... ku sangat marah......... aku sumpahin kamu ga hidup tenang!!
Materi, materi, materi, ketakutan, ketakutan akan kemiskinan!! siapa yang tidak suka materi?? siapa yang gak takut kemiskinan??? semua orang tahu itu dan semua orang ingin hidup lebih baik!! kenapa janji itu kamu ucapkan kalau tidak bisa kamu tepati, aku disini memang salah SALAH MENJADI ORANG MISKIN... dan SELALU DIANGGAP SEBELAH MATA olehMUU...
Apa aku harus menyalahkan Tuhan yang telah menyusun kehidupan ini?? apa aku harus menyalahkan kedua orang tuaku??? AHHHH perasaan aku ga kere-kere amattttttttt. Aku sudah berusaha jujur dengan keadaanku, dan kamupun bangga akan kejujuranku.. MASIH INGAT TIDAK???
waktu itu diotakku hanya ada balas dendam dan ingin menyakitinya, ingin membuat dia menyesal seumur hidup. Tekad ituuuuuuu... aku ingin mengakimi dirinya!! Alhamdulillah hidayah dari Tuhan lagi-lagi datang dari siapa saja, hanya dengan Faceboook pikiranku yang kuat itu dapat berubah.. Terima kasih pak mario atas kutipan dan kata-kata motivasinya.. Kini membuatku lega. Aku tak bisa mencelakakannya, dan menyakitinya, karena rasa sayangku padanya yang begitu besar, walupun sakit hati dan penghianatan ini dia lakukan.
engkau sakit hati ya? Begini, ikuti cara ini, Mulailah dengan bersedih, ...marahlah, dan pikirkan pembalasan. Lalu sadarilah bahwa itu tak mungkin kau lakukan, sadarilah juga bahwa dia tak tahu dan tak peduli dengan deritamu itu. Terus untuk apa kau gunakan waktu, pikiran, dan kewarasanmu untuk memikirkan dia yang tak memikirkanmu? Sudahlah. Berfokuslah menjadikan dirimu pandai dan mampu. Lihat saja nanti.........Lihat saja nanti,.... benar lihat saja nanti....Aku sebagai mahluk-Nya tidak pantas untuk mengahakimi mu, aku tidak pantas.. biarlah semua kebohongan dan semua omongkosongmu aku serahkan kepada Tuhan, dan tetap aku selalu berdoa yang terbaik buatmu!! Berbahagialah dengannya, aku yakin bersamanya kamu akan bahagia, harta, kekayaan, anak yang sehat semuanya pasti ada jika kamu hidup dengannya. Lengkap sudah.. Diriku yang kini sendiri tanpa kamu disisiku, candamu, senyummu, semuanya sulit untuk dilupakan. Aku sekarang mencoba tersenyum dan merestui hubungannya................ Biarlah cerita ini aku kubur dengan berkurangnya usiaku, Biarlah luka ini aku obati dengan berkurangnya waktu. Hidup tak lebih dari 63 tahun, kesenangan duniawi yang semu, yang dapat membutakan hati, dan akal sehat. Terima kasih atas semua kepalsuan ini, terima kasih atas omong kosong ini, terima kasih atas semua Janji palsumu dan terima kasih atas semua kebohongan yang begitu MANIS ku rasakan, permainan ini sudah berakhir, aku bukanlah permainan mu yang bisa kau mainkan kapan saja. Hatiku Rapuh, Jiwaku hilanggggggggg OPAY TETAP SEMANGATTTTTTTT
Mengenal mu diawali dengan kebahagian, Diakhiri dengan penghianatan [Part 5]
Ah benar-benar, tanpa dirinya diriku tidak ada semangat untuk membangun semuanya dari awal, baik itu karir dan hubunganku denganya, aku tak munafik dia memang menjadi inspirasiku, penyemangatku Juga Sebagian tujuan hidupku.
Hari demi hari aku lewati dengan segala keluh kesah dan kegelisahan, untuk mencoba menghilangkan perasaan bersalah dan perasaan sayang yang teramat melekat dalam hati, ku coba tuk berhubungan dengan wanita lain, tapi itu hanya sesaat. Tak bisa sungguh tak bisa ku melupakannya, mau menghubungi dia kemana?? sedangkan aku dalam keadaan gembel kaya gini? kadang makan dari orang tua juga malu, Apa aku rela membagi kegembelan aku padanya, padahal ku sangat ingin membahagiakan dirinya baik itu dari segi materi, apalagi Pergaulan anak muda jalanan yang ga jelas dan urakan, yang membuat aku lupa dengan sang khaliq. "Astagfirulloh"
Akhirnya ada teman yang mengajak aku ke suatu tempat, ya suatu tempat yang tidak asing bagiku, disana banyak remaja, pemuda bahkan orang tua, yang dulu tidak pernah aku perhatikan dan bersifat cuek dan masa bodo. Disanalah pintu hidayah terbuka, "Terima kasih tuhan hidayah dari mu memang datang dari siapa saja".
Aku ikuti apa kata guruku, ku coba untuk melawan semua gejolak dihati yang memang tidak menginginkan aku untuk bangkit. Tidak terasa hampir 3 bulan pergaulan yang negative aku tinggalkan, akhirnya jalan itu terbuka sedikit demi sedikit. Alhamdulillah kerjaan datang dengan sendirinya sesuai dengan bidangku dulu, walaupun gajiku terbilang kecil, ku mulai dari awal, dengan hanya bermodalkan keinginan yang kuat.
Tepat Bulan januari 2009, akhirnya aku dapat berkomunikasi lagi dengannya, sedih, senang terharu, akhirnya aku menemukan ia kembali, alhamdulillah ternyata ia tidak melupakanku, walaupun kita berdua tidak ada hubungan, tapi terasa akrab. Saling curhat dengan kegagalan cintanya. Ia berkata "Yank aku egois yah? sepenggal percakapanku dengannya, ia mengadu kesel dengan cowonya. Jujur aku naik pitam dan marah dengan perlakuan cowonya, ntah kenapa aku bisa kaya gitu, disamping rasa cemburu yang begitu kuat, serta perasaan yang tidak rela orang yang aku sayangi dikecewakan. Moga aja dia bisa melupakan mantannya itu.....
Akhirnya kita sepakat untuk ketemuan kembali, dan ia mau datang. Tangal 28 Januari kita ketemu, walupun tidak ada hubungan apapun, kita berdua sangat akrab, saling melepas kangen , rindu, tertawa bersama. Gembiranya hatiku. "Aku kangen dengkuranmuuuuuu". Senyum kalau lihat ember................. :D
Sangat singkat pertemuanku itu dan kembali ke kehidupan masing-masing. Aku tidak melarang dia berhubungan dengan lelaki lain, lagian aku tak punya hak, aku hanya sebagai mantan, tapi alhamdulillah sms dan telp masih dilakukan.
Setahun lamanya aku bekerja, aku coba mengumpulkan sedikit demi sedikit, akhirnya aku bisa berwirausaha sendiri dan menghubunginya dia kembali. Ekonomiku maju selangkah ke depan dan aku ingin membagi kebahagian itu dengannya tidak dengan yang lain, dia meresponku dan akan bertemu setelah idul adha 2010. Ku tanya jadi ga kesini? ia menjawab "ia, tunggu aja". Akhirnya kita ketemu asyikkkkkkkkkkkk ketemu dengan ayank lagi hooooooo......
MENCINTAIMU SUNGGUH MENYAKITKAN
Disaat aku mulai menyayangimu kau buang aku.. mengacuhkan aku, mematahkan semua rasa yang tumbuh dihati, aku sakit, aku terluka, terlebih lagi karna sikapmu yang tidak memperdulikanku lagi, seolah kau menganggap ku tak ada.
kini aku terjebak akan cintamu, yang tak mungkin ku gapai, kehilangan kasihmu yang tak'an pernah kurasakan lagi, semuanya telah hilang seiring dengan berkurangnya usiaku.
disaat aku tidak memiliki rasa untukmu, kau selalu hadir menaburkan benih-benih cinta untukku, dengan sadar kau telah membuat ku jatuh cinta kepadamu, sakitnya hati yang telah kau khianati, sakitnya perasaan yang kini kau tinggalkan, membuatku jatuh ke dalam keterpurukan yg tak berarti.
sadarkah kau akan perbuatamu?? menurutmu inikah yang terbaik untukku?? mencampakkan aku disaat aku sangat menyayangimu.. meninggalkan aku bersama kebahagiaan SEMU itu..
inikah yang kau mau?? melihat hatiku hancur bersama cintaku.. melihat ku terpuruk karna perbuatanmu.. bahagiakah kau atas perbuatanmu??
Terima kasih atas semua kepalsuan ini, terima kasih atas semua kebohongan yang begitu manis ku rasakan, permainan ini sudah berakhir, aku bukanlah permainan mu yang bisa kau mainkan kapan saja
Aku masih punya perasaan. Perasaan itu akan sakit bila dimainkan seperti ini.. kebohongan ini membuatku muak, sampai aku tak ingin mencinta lagi, sudah cukup hati ini terluka karnamu, dan aku tidak ingin terluka lagi..
KISAH HARU SEORANG ANAK KECIL
"Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti ?... Bagaimana Dita mau bermain nanti ?... Dita janji tidak akan mencoret-coret mobil lagi, " katanya berulang-ulang.Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf...Tahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi..., Namun...., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tersebut tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya..
Mengenal mu diawali dengan kebahagian, Diakhiri dengan penghianatan [Part 4]
Maaf ya beib ngucapinnya telat. Makasih ya, nasi gorengnya, Bawanya banyak bener, porsi buruh pabrik bo :D.Waktu sudah sore hari, pertemuan itu mungkin yang terakhir. Karena jauhnya kerjaan ku, tidak pernah ada kata putus dari bibir kita masing-masing, hubungan ini menggantung, dan aku sendiri membebaskan dirinya untuk berhubungan dengan cowo lain. Karena aku tahu aku tak bisa memanjakan dirinya dari segi materi, disamping kerjaan aku yang tak jelas, dan lebih banyak aku diam di rumah. Lama aku tidak menghubunginya hampir 1 tahun lamanya. Tidak pernah ada kabar, dan no hpnya tidak aktif-aktif. Biarlah kisah ini aku kubur sendiri, bersama berjalannya waktu, bersama berkurangnya usiaku. Kini aku sendiri dengan segala kekuranganku. Karir yang tidak kunjung berubah, tanpa kamu disisiku. Aku tahu aku bukan lelaki yang dapat memberikan apa yang kamu mau, Tapi asal kamu tahu diriku masih punya tanggung jawab yang selama ini aku tak bisa aku lepaskan, Janji yang aku selalu ucapkan kepadamu. Bukan karena aku Janji itu tidak terwujud, inilah suratan takdir dan scenario dari Tuhan...
Selasa, 01 Maret 2011
Mengenal mu diawali dengan kebahagian, Diakhiri dengan penghianatan [Part 3]
Mengenal mu diawali dengan kebahagian, Diakhiri dengan penghianatan [Part 2]
Hubunganku waktu itu lagi mesra-mesranya, tiap hari aku ketemu, tiap hari aku bercanda dan saling memanjakan, maklum tempat kerja kita sebelahan, Stttttt boleh dibilang Cinta Terlarang, Terlarang sama bos masing-masing xixixi :).
Setiap magrib Fera selalu datang ke tempat kerja ku, hmm mungkin ia ingin ngasih tahu bahwa kalau pulang pengen dianterin ^^, maaf ya beib aku bukan cowo pengertian T_T, ga sadar dengan keinginan kamu dan apa-apa harus dibilangin dulu.
Pernah suatu hari, aku lagi pules-pulesnya tidur, maklum hari itu aku cuapek banget, kerja shift 2x karena temanku pulang kampung, tidurku keganggu karena ada desiran angin yang tidak normal hee, ternyata Fera lagi ada di sampingku, badanku dikipas-kipasin, kadang terasa anginnya gede bener dan kadang nggak, ntah kesal ga bangun-bangun apa memang dia perhatian sama aku hmm, ntah lah walupun dia ngipasin badanku sambil melet-melet biarin ah, yang penting aku nyaman, aku cuek bebek aja, maaf ya beib :).
Akhirnya aku terbangun karena ada sesuatu di dadaku, wew ternyata ada kepala ayangku yang lagi nyender, (kurang kerjaan yah) ntahlah momen itu ga bisa hilang dari kepalaku. Akhirnya aku terbangun, aku peluk ia... mungkin inilah cinta sejatiku "Fikirku" hmm indahnya.
Ada juga yang bikin aku senyum, waktu aku lagi nganterin, dia, kebetulan ojeg yang biasa nganterin fera gak ada, beruntung banget ada temen aku, aku pinjem deh tuh motor. hhihi, lucu banget, mau-maunya ia naik motor butut, di tengah-tengah gemerlapnya ibu kota. Aku makin bangga dengan dia, mudah-mudahan gak kepaksa ^^
Hubunganku lumayan berjalan mulus, namun ada aja yang namanya hubungan pasti ada pertengkaran, ah itu sudah lumrah!! waktu itu aku kesal, dia ko berubah, kita berdua hampir saja putus, aku tarik tangannya, aku mohon maaf aku nangis, aku peluk dia dari belakang. Dia tidak peduli, konyolnya aku ngancem mau bunuh diri loncad dari jendela, padahal tuh bangunan cuma dua tingkat, paling patah tulang kali yah, wew kaya adegan sinetron aja :p.
Aku nangis, ayangku memelukku, kita berdua larut dalam tangisan. Baru pertama kali aku merasakan seorang wanita yang memeluk aku dengan keadaan menangis. Oh Tuhan aku makin sayang sama dia, walaupun dia bukan pacar pertamaku, ku janji akan kujadikan dia pacarku terakhirku, aku mau menikah dengannya Ya Alloh.
Hubungan kami kembali berjalan, Alhamdulillah karena aku sudah niat serius dan ingin menikahi dia dari awal, Aku berusaha keras untuk membangun karir ku. Akhirnya aku mendapatkan kerjaan yang lumayan baik menurutku dan dapat menambah pengetahuan ku dibidang IT. Kabar baik dari temenku tentang kerjaan tersebut, akhirnya aku keterima kerja di salah satu perusahan ISP di daerah Sunter. Malamnya aku bilang dan sekalian pamitan mau pindah kerjaan, sedikit rengekan manja dari seorang dyra ya dyra adalah Fera panggilan kesukaannya. (Tidak tahu apa itu nama mantanya atau apa).
Setelah aku jelaskan dan demi kebaikan kita berdua, akhirnya aku memutuskan untuk kerja di tempat tersebut, mudah-mudahan apa yang aku harapkan tentunya terwujud, tidak lupa aku pamitan sama bos aku dan bilang ini hanya sementara, karena aku berat meninggalkan kamu dyra, walupun jarak kami berdua tidak lebih dari 15 km........Mengenal mu diawali dengan kebahagian, Diakhiri dengan penghianatan [Part 1]
Senin, 28 Februari 2011
Kenapa Begini, Kenapa Begitu?
Pagi ini aku melintas sebuah pekuburan megah dengan gapura indah bertuliskan “khusus korban bunuh diri”.Aku memang tidak pernah sekali pun berniat untuk bunuh diri.Tapi rasanya sekarang ini aku mulai bisa mengerti, dan dapat merasakan mengapa seseorang bisa sampai pada suatu keputusan untuk bunuh diri. Ah…..orang-orang yang sudah berhasil bunuh diri pasti menuduh aku orang yang sok tahu.
“mana mungkin kamu bisa memahami beban hati kami, seorang almarhum berteriak.
‘iya,jangan sok tahu”, kedengarannya itu dari seorang almarhumah....
‘lho mengapa kalian jadi memonopoli penderitaan? Apa kalian tidak tahu orang yang paling menderita dan yang lain tidak?” Aku ganti berteriak...
apa kalian tidak mau tahu, dan tidak mau mendengar, ceramah para alim ulama?? Aku ucapkan dengan suara yang lantang... akhirnya keributan itu hilang dengan sendirinya.
Aku kembali meneruskan perjalananku, gumanku "ada-ada aja hidup ini" bermacam-macam kejadian unik, tidak masuk akal dan kadang bisa bikin tertawa.. Hidup ini memang misteri..
sengguh maha besar perancang scenario kehidupan ini. Siapkah anda untuk menerima segala resiko apa pun itu?? inilah hidup, hanya dirimu yang dapat merubahnya.
awas bahaya laten bunuh diri
Janji yang diingkari
Aku tertegun sejenak malam itu